Kamis, 01 Desember 2016

[Artikel] PENTINGNYA MAHASISWA SEBAGAI PEJUANG UNTUK PERUBAHAN

Oleh:
Ade Zulkarnaen  (03161007),
Program studi Teknik Mesin,
Institut Teknologi Kalimantan.


             Berbicara tentang Mahasiswa berarti berbicara tentang orang yang belajar di perguruan tinggi, baik  di universitas, institut atau akademi. Ya, orang-orang yang terdaftar sebagai pelajar di perguruan tinggi dapat disebut sebagai mahasiswa. Tetapi pada dasarnya makna mahasiswa tidaklah sesempit itu. Pengertian Mahasiswa tidak bisa diartikan kata per kata, Mahasiswa adalah suatu gelar yang bisa menjadi kebanggaan sekaligus tantangan. Bagaimana tidak, seorang mahasiswa adalah penuntut ilmu  yang memiliki ekspektasi dan tanggung jawab yang besar. Bukan hanya untuk dirinya namun juga berkontribusi dengan terlibat langsung dalam tiap fenomena sosial. Seorang mahasiswa harus mampu mengimplementasikan kemampuan keilmuannya dalam akselesari perubahan terhadap masyarakat, bangsanya bahkan dunia. Disisi lain, mahasiswa adalah fase manusia yang paling optimal. Kekuatan fisik, kematangan pikiran, intelektualitas seluruhnya telah terdapat pada fase mahasiswa. Dengan demikian, seorang mahasiswa mampu memiliki kepekaan yang tinggi terhadap lingkungan. Tentang bagaimana ia membawa perubahan, mahasiswa adalah seseorang yang dapat menggabungkan pangkal-pangkal pikir dari sekian banyak permasalahan yang dihadapi masyarakat dan dapat memberikan solusi dengan segenap buah pemikirannya.

Hal tersebut merupakan hal yang wajar mengingat berbagai gelar dan status yang disandangkan kepada mahasiswa, yaitu sebagai kaum intelektual, tonggak perubahan, penerus bangsa dan lainnya. Mahasiswa itu bukan lagi seorang siswa yang tugasnya hanya belajar, bukan pula hanya sebagai rakyat, dan bukan pula pemerintah. Mahasiswa memiliki tempat proporsional sendiri di lingkungan masyarakat, namun bukan memisahkan diri dari masyarakat. Oleh karena itu perlu dirumuskan perihal hakikat, peran, dan fungsi mahasiswa untuk menentukan arah perjuangan dan kontribusi sebenarnya dari seorang mahasiswa.

Pertama, Mahasiswa sebagai Pengendali Sosial (Social Control) dan kaitannya dengan Agen Perubahan (Agent Of Change). Artinya, seorang mahasiswa harus bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan memiliki kepekaan yang tinggi sehingga jika ada sesuatu yang terjadi di lingkungan masyarakat dan seorang mahasiswa menyadari bahwa hal itu salah, maka mahasiswa dituntut untuk merubahnya sesuai dengan hal yang seharusnya dengan intelegensi dan cara berpikir yang matang dengan menerapkan disiplin ilmunnya, sehingga diharapkan untuk merubah keadaan yang dihadapinya menjadi lebih baik kedepannya.

Seperti disebutkan diawal bahwa seorang mahasiwa bukan hanya sekedar siswa yang hanya belajar dan berfikir, bukan pula hanya sebagai rakyat, dan bukan pemerintah. Namun kaitannya dalam hal ini adalah seorang mahasiswa dituntut untuk memiliki kepekaan tinggi akan keadaan yang terjadi di masyarakat, serta memiliki kemampuan untuk menganalisa permasalahan dalam lingkungan masyarakat yang tidak sesuai dengan cita-cita dan tujuan bangsa. Kemudian, mencarikan solusi dengan kemantapan integritas sehingga dapat menjembatani aspirasi antara masyarakat dengan pemerintah dalam penyelesaiannya. Oleh karena itulah mahasiswa disebut sebagai garda terdepan dan sebagai tumpuan kebangkitan untuk melakukan perubahan.

Tentunya sebagai penjaga stabilitas sosial di lingkungan masyarakat, terlebih dahulu seorang mahasiswa diwajibkan untuk menjaga moral-moral yang dimiliki (Moral Force). Seorang mahasiswa dituntut untuk memiliki moral yang baik agar bisa menjadi tauladan di masyarakat termasuk memiliki rasa tanggung jawab, tanggap dan kritis. Misalnya dalam suatu keadaan di lingkungan masyarakat, mahasiswa harus tanggap dalam mengetahui keadaan yang sedang terjadi di lingkungan masyarakat. Setelah itu mahasiswa harus bersifat kritis dalam menganalisa permasalahan dan mencari solusi dari permasalahan tersebut. Kemudian bertanggung jawab dengan apa yang telah ia lakukan.

Intinya, mahasiswa itu merupakan aset, cadangan, harapan bangsa yang kelak akan menjadi sebagai tulang punggung bangsa di masa depan, dan menggantikan generasi-generasi sebelumnya dari golongan tua ke golongan muda. Oleh karena itu, proses kaderisasi harus terus dilaksanakan terus menerus karena dalam hal ini adalah peranan mahasiswa sebagai Generasi Penerus (Iron Stock). Karena kalau bukan mahasiswa muda yang akan menjadi penerus bangsa ini, siapa lagi yang akan melanjutkan perjuangan orang-orang sebelum mereka dalam memajukan tanah air indonesia.

Mahasiswa dapat dikatakan memiliki posisi diantara masyarakat dengan pemerintah. Dimana, mahasiswa dapat menjadi penyampai aspirasi rakyat dengan melakukan interaksi sosial dengan dilanjutkan analisis masalah sehingga mampu menyampaikan aspirasi masyarakat terhadap pemerintah. Sebaliknya, mahasiswa juga harus bisa membantu pemerintah dalam mensosialkan berbagai kebijakan yang diambil oleh pemerintah dengan cara menerjemahkan maksud dari berbagai kebijakan kontroversional agar lebih mudah dimengerti masyarakat. Sehingga yang diharapkan adalah, mahasiswa tidak melulu cenderung menyalahkan pemerintah dengan berbagai kegiatan seperti orasi dan sebagainya. Namun, posisi mahasiswa juga sebagai penyambung lidah dari pemerintah dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kesenjangan pemahaman pada kebijakan yang ada.
Demikianlah Hakikat peran, fungsi, dan posisi Mahasiswa sebagai agen perubahan dalam lingkungan masyarakat dan pemerintahan. Sebagai kesimpulan, marilah kita sebagai mahasiswa yang diharapkan oleh masyarakat dan bangsa kita dengan menerapkan hakikat peran dan fungsi serta posisi kita sebagai mahasiswa untuk menjadi generasi penerus bangsa. Kita dapat merubah bangsa ini menjadi bangsa yang lebih maju dengan menggabungkan pemahaman tersebut sebagai mahasiswa yang akan menjadi penerus bangsa di masa depan.

Oleh mahasiswa pejuang,
Ade Zulkarnaen
Read More ->>

Rabu, 23 November 2016

A lot of changes [Throwback masa SMA NEGERI 6 BALIKPAPAN]

Bismillah..
Alhamdulillah dezul bisa mulai nulis lagi di blog ini setelah vacum 3 tahun gak nulis hehe soalnya ada masalah waktu login abisnya bikin blog ini dulu (2010: masih kelas 1 MTs. red) sign upnya pake akun yahoo dan yaa agak trouble nya disitu sampe give up nulis sampe sekarang.
3 tahun ya hmmm ngomongin 3 tahun ke belakang itu memang waktu yang singkat, tapi dibalik itu ada sangat panjang perjalanan yang aku jalanin karna masa masa itu ya masa SMA juga, yah masa putih abu abu dengan sejuta istilah yang kalian kenal. Tapi aku mau dan lagi pengen banget bahas 3 tahun itu disini. Mulai dari masa kelas x dimana kondisi aku sendiri yang masih bener" murni kebawa masa jaman MTs dulu kemudian masuk ke jaman kelas xi yang dibilang "lagi semangat-semangatnya belajar" soalnya sempet dapet rangking 2 waktu itu (hahahaha) lalu kelas xii dimana setiap hari aku selalu berpikir tentang hari perpisahan yang tak terelakkan dan berusaha mencetak memori yang indah setiap harinya (and finally i've made it) sampe akhirnya sekarang jadi civitas akademika dengan segala embel-embel agent of change, iron stock dll. Iya sampe akhirnya sekarang aku jadi mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan, well walaupun masih terbilang semester 1 tapi uh udah paham sekali rasanya menjadi mahasiswa sejadi penjunjung tri dharma perguruan tinggi.

X: Everything's begin here


Dezul kelas 1 SMA

Yaa kelas x dulu aku ada di kelas X-1 SMA NEGERI 6 BALIKPAPAN tahun ajaran 2013/2014. Selayaknya anak SMA "baik-baik" lainnya ikutlah kegiatan mos, beberapa organisasi dan ekstrakurikuler yang ada (walaupun akhirnya cuma join OSIS doang gapapa lah ya). Tahun di kelas x ini kurasa terlalu datar, flat, ugh kinda gitu gitu aja tapi satu yang terjadi yang membuat X ini sangat begitu berarti adalah ketemu sama dia. Dia yang sampe hari ini masih duduk bersandar di bahu ku dia yang sedari dulu menemani masa-masa sulit dan indah bahkan saat tersulit sekalipun. Ya satu satunya yang berkesan dari X adalah dia.

Dezul dan Syifa kelas 1 SMA

Dia adalah syifaatul mahmudah, wanita pendiam dengan sekolah asal yang sama kaya aku, yaa MTs Negeri 1 Balikpapan bahkan kami selalu sekelas sejak kelaa VII sampai kelas XI di sekolah itu jadi wajar sudah kenal (walaupun cuma sekedar tau nama dia). Tapi sejak saat kelas X ini lah awal kedekatan kami. Sebagai sahabat sebangku, iya bangku dengan permukaan bolong-bolong dan ukiran di dinding itu saksi bisunya. Sampe akhirnya yaaaaaa ya gitu hahaha. Abisnya apa apa waktu itu bareng dia dari dikelas duduk sebangku, ke kanting bareng, pulang bareng, sampe sering ngikut kerumah dia juga yang waktu itu masih di daerah senayan. Karena hal itu juga ahirnya buat aku jadi "kurang sosil" sama anak cowo kelas ku dulu di kelas X ini. Sampe sempat skiptis gitu lah yang kurang enak didenger juga. Makanya diawal tadi aku sempet bilang diawal kalo masa kelaa X itu bisa dibilang flat. But berhubung ini masih awal jadi ya terlalu awal untuk menyimpulkan segalanya. Oh iya ini ada dikit foto waktu kelas x dulu hahaha
Dezul sama syifa kelas X (era c360+cymera)


XI: Lagi rajin-rajinnya explore dunia
Naik ke kelas XI dengan nilai yang yaa alhamdulillah lah haha, nah di kelas XI ini aku duduk di bangku kelas XI IPA 1 tahun 2014/2015 beda sama dia, Syifaatul mahmudah atau syifa atau atul yang di kelas XI ini beda kelas sama dezul. Dia ada di kelas XI IPA 4. Tapi banyak yang bilang jarak bukan alasan bener kan yaa. Halah halaah padahal beda jarak 10 meter doang kelasnya hahaha.
Nah tapi ini ngaruh banget loh beneran, seperti yang udah aku jelasin di awal aku waktu kelas X itu apa apa sama dia. Duduk sebangku sampe seharian pokoknya bareng dia. Jelas lah ini ngaruh banget ke aku waktu di awal tahun ajaran yang sulit adaptasi jadi sering kabur ke kelasnya dia nongkrong ama dia. Ga mau ke kelas. Sampai-sampai waktu kelas XI itu aku duduk sendirian sumpah walaupun akhirnya dapet temen sebangku Artha yudha kusuma, yang nantinya bakal aku ceritain juga kalo kami sebangku juga waktu kelas XII terus sampe lulus SMA.
Artha sama dezul kelas XI (fokus deh itu rambut dezul pirang haha)



Kelas XI dan kelas XII inilah yang aku sebut masa SMA yang sebenarnya, beneran. Di kelas XI ini aku mulai paham gjmana SMA yang sebenarnya, dari organisasi, pelajaran dalam kelas, bolos pacaran, hang out bareng temen, futsal, sebut aja hal apa yang paling asyik waktu SMA dulu.

Bubuhan belakang XI IPA 1

Di kelas XI hubungan aku sama dia pernah sempat ada guncangan, yaa well i'm a jerk on that times. Yaa mungkin masih terlalu gagu ketemu sama temen" baru jadinya lebih sering main sama mereka dibanding ketemu sama dia. Yaa biasalah masalah salah komunikasi ga bisa nongki bareng sampe katanya dia yang "cari-cari alasan" supaya bisa ketemu hahaha tapi emang bener kata dia dan aku ngakuin kalo aku yang berubah waktu awal kelas XI itu. Tapi karna kami kuat dan bisa janga komitmen semuanya bisa kami lewatin sama sama dengan indah. Ini nih buktinya hahaha:

Yakk putih abu abu sekali

Skandal balon ku ada 5

Oh iya, tadi aku sempet bilang kelas XI ini banyak explore sama anak kelas, satu hal yang aku paling salut dari temen" waktu kelas XI ini karna yaaa rasa solid satu sama lain yang keliatan banget sampai sampai gosipnya dipuji pula di kalangan guru gitu hahaha

Ya ini kelas XI IPA 1

Oh iya ngomongin tentang guru, kami punya dua guru mata pelajaran kesayangan waktu itu pertama guru biologi kami tercinta ibu Dyah umiyati, guru senior yang memiliki segudang ilmu dan pengalaman kehidupan yang bertahap beliau ajarkan kepada kami. Selain itu Mrs. Jojor siahaan, guru bahasa inggris yang pernag bilang sangat suka mengajar di kelas kami (i loved this class, katanya. Sumpah sampai detik ini beliau masih kenal dan akrab dengan seisi siswa/i kelas kami. Nah karna kedekatan ini juga dezul sempat tuh diajakin ikut lomba english debate bareng anak kelas lain tuh di tingkat kota dan alhamdulillah dapat juara 1, dan yaa yang tutor juga maam jojor langsung sampe beliau nanya-nanya tentang blogger dan minta diajarin ngeblog juga (ini beneran). Ini nih waktu ikut english debate about renewable energy yang diadakan STT MIGAS Balikpapan

Hiraukan wajah saya

Debating is about how to think smart and speak hard

Eak 1st winner

Yaa sepintas gitu sih perjalanan waktu di kelas XI dulu ramenya seru-serunya banyak yang lebih ke akademik karna ya gatau juga kenapa atau gimana tapi faktanya memang gitu hahaha oh iya dulu juga sempat tuh sebelum perpisahan walaupun yaa cuma main outbond doang seharian di woodypark balikpapan 





 ——————————
Oke mungkin sampe sini dulu curahan flashback dezul soalnya ini baru inget ada tugas kuliah yang belum selesai jadi yaa nulis blog ini kubuat dua part. Padahal awalnya mau langsung sekali satu post nih tapi sikonnya ga bisa. See u in part 2 guyss xoxo
Read More ->>

Selasa, 05 November 2013

8 Mounth With Out Acery Part 1

Tes?
Hai?

Selamat sore?
 Bagaimana kabarnya hai teman, sahabat, pengunjung yang tidak setia pada blog ini.
Wah, setelah sekian lama blog ini Vacum Of Power (Cihh, bahasanya). Lah memang iya, terakhir kali gue ngePost di Blog ini ituu tanggal 26 Mar
Read More ->>

Selasa, 26 Maret 2013

Fakta Uang Rupiah dan Dollar Amerika

setelah saya iseng searching di google ternyata nemu beginian:
Pada postingan kali ini saya akan sedikit menjelaskan pesan terselubung dibalik uang $20 amerika serikat.
Sekarang kita coba telaah uang tersebut yang sejak 450 tahun yang lalu belum berubah bentuknya.

Sekarang coba kita lipat uang tersebut kebelakang, menjadi seperti ini:

Dan lipat sebelah kiri, menjadi seperti ini:

Sekarang lipat sebelah kanannya, dan lihat hasilnya gambar yang dilingkari warna merah serta foto sampingnya

gambar sebelah kanan adalah gambar Pentagon setelah ditabrak pesawat.
Setelah itu coba lipatan uang tersebut dibalik, dan lihatlah hasilnya, maka anda akan mendapatkan gambar seperti ini:

Ingat bahwa uang ini belum dirubah semenjak 450 tahun yang lalu. Gambar diatas adalah Gedung WTC berasap.sebab ditabrak oleh pesawat Flight 175 dari United Airlines dan peasawat Flight 11 American Airlines. (Lho, emang 450 tahun kedua perusahaan penerbangan sudah ada?)
Sekarang kita bahas bagian yang paling aneh dari uang $20 Amerika ini:

Sudahkah 450 tahun Osama bin Laden lahir?
Untuk rahasia uang dollar ini, bisa ditemukan didalam kode:
911(September 11) > > 9 + 11 = 20
Jadinya 20 dollar !
Cukup untuk 20 Dolar, sekarang kita tukarkan uangnya dengan sebuah 5 Dolar dan sebuah 10 Dolar.

Dalam 5 Dolar Amerika ( yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu ) juga terdapat rahasia penghancuran WTC New York.

Sekarang kita lihat uang 10 Dolar kita!

Gedung pertama WTC yang sudah berasap.


Sekarang kita ke 50 Dollar

Ini asap gambar asap dari WTC yang telah runtuh.
Detail sekali mereka membuat pesan terselubung ini!
Sampai-sampai gambar asapnya saja tidak lupa dibuat.

Kemudian, 1 Dollar


Ini adalah lambang Freemasonry, yaitu organisasi super rahasia milik Yahudi.
Terdapat Mata Horus dan Tulisan “NOVUS ORDO SECLOHUM” yang artinya “NEW WORLD ORDER” atau “TATA DUNIA BARU” Lalu, mau di jadikan apa kita sama orang-orang Zionis Yahudi itu??

Selanjutnya, Bintang-bintang di atas kepala burung itu membentuk suatu lambang, yaitu lambang “DAVID STAR” lambang kebanggaan Yahudi.

Nomor pesawat Flight 11 yang menabrak WTC adalah :

Q33NY

Coba di copy paste nomor ini ke Microsoft Office Word dan diblok, lalu ubah font-nya ke wingdings.
Nanti hasilnya seperti…


Bisa di artikan?
PESAWAT >> MENABRAK 2 GEDUNG >> KORBAN BERJATUHAN >>> DAN PELAKUNYA ADALAH KALIAN TAU ITU NEGARA APA

menurut saya pribadi misteri ini hanyalah suatu kebetulan saja.
sumber:disini
-----------
setelah dollar amerika sekarang yang paling miris mungkin :gasp:

MISTERI DIBALIK MATA UANG 10.000 (SEPULUH RIBU) RUPIAH -
Tak bisa dipercaya,MISTERI DIBALIK MATA UANG 10.000 (SEPULUH RIBU) RUPIAH namun itulah kenyataan yang ada. Pada uang 10.000 rupiah yang biasa digunakan sehari-hari, ternyata terdapat keganjilan. Ntah disengaja atau tidak, hal ini patut dijadikan tanda tanya besar.

Ada keganjilan apa sebenarnya dengan uang 10.000 rupiah ini? Mari ikuti instruksi berikut ini :
1. Siapkan uang Rp10.000,- yang bergambar Sultan Machmud Badarudin yang Anda miliki:


2. Lalu lipatlah uang tersebut dari atas ke depan


3. Kemudian lipat lagi bagian bawah ke depan



4. Selanjutnya, putarlah 180 derajat uang tersebut yang sudah dilipat tadi. Lihatlah yang Anda lihat! Sebuah "Segitiga"
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhY-ZKpp4U_MKai1ulJhzK-zfvE-QNamZfXOH_t6_meaY0gGsXxw7o8f1NYx3qdXKpCM4EXoyAjnulDx-9N_dLSDLkLT6MeP1k39_d7kzULiJM5ir2EREKY2XoamtLNSXp8wCvtlZux1dZX/s400/IMG_1670%255B1%255D.JPG

Lantas, ada apa dengan segitiga tersebut?

Segitiga yang terbentuk pada hasil lipatan tadi persis seperti ini :


Dengan lambang tulisan yang bentuknya bundar dan muter-muter seperti membentuk "mata" illuminati, seperti yang ada pada gambar uang 1 dollar Amerika :


Kemudian, jika diteliti & terus dicermati gambar yang ada di pinggir gambar segitiga "illuminati" yang ada di uang Rp10.000,- akan ditemukan gambar :


Gambar yang ada dalam lingkaran merah itu adalah "Dewa Matahari" dalam mitologi Satanis kuno :

So, apakah Mata Uang di negara Indonesia tercinta ini, kini sudah dibawah kekuasaan Kaum Zionis Satanis ???
Read More ->>

Rabu, 06 Maret 2013

Proyek-Proyek Indonesia Yang Bikin Bangga

Indonesia merupakan anggota G-20 yang merupakan kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Indonesia juga merupakan salah satu negara besar di dunia dengan jumlah penduduk yang besar dan kekayaan alam melimpah. Walau didera krisis ekonomi, Indonesia mulai bangkit. 

Kini pembangunan di Indonesia tidak kalah dengan negara-negara lain. Indonesia bahkan memiliki mega proyek kelas dunia. Beberapa mega proyek yang sudah jadi adalah jembatan Suramadu dan Indoor Theme Park terbesar di dunia, Trans studio. Beberapa proyek akan menyusul. Ada yang masih dalam perencanaan dan ada juga yang sudah dalam tahap penyelesaian. Diantara mega proyek tersebut, yaitu:

1.   Center Point Of Indonesia
Makassar akan memiliki kawasan super megah sebagai pusat bisnis, wisata dan pendidikan yang dinamakan Center Point Of Indonesia. Center Point Of Indonesia dibangun di kawasan dengan luas total 600 hektar itu akan terdapat bangunan bangunan menjulang tinggi, pusat bisnis dan pemerintahan, kawasan hiburan, hotel hotel kelas dunia yang dilengkapi dengan lapangan golf dengan view ke laut lepas dan pemandangan menakjubkan ke pulau pulau di Teluk Makassar. Di kawasan ini juga akan dibangun Istana kepresidenan yang selama ini hanya berada di Jawa dan Bali. 


Istana ini nantinya berada di atas laut. Di kawasan CPI juga akan dibangun Masjid Termegah di Asia, sekelas Taj Mahal di India. Ada juga The Makassar Notradamus, yaitu taman 1000 patung Pahlawan Indonesia. Masih di lokasi yang sama, Makassar juga akan membangun Public Space atau area publik terluas di Dunia. Di lapangan nan luas ini, akan terdapat banyak kawasan hijau, tempat bermain, taman bunga, tempat beristrahat, dan tentunya pantai buatan. Di sekitar kawasan ini juga akan terdapat Waterfront dan Marinas.

Center Point Of Indonesia akan dilengkapi dengan dua jalan layang selebar masing masing 40 meter, waterway, monorail dan busway. Monorail di CPI akan menghubungkan kawasan megah ini ke Pusat Kota Makassar, hingga ke Bandara International Sultan Hasanuddin. Jika proyek ini benar benar terwujud maka Makassar akan melampaui Jakarta dalam hal mewujudkan angkutan Mass Rapit Transport idaman itu.


Center Point of Indonesia juga akan dilengkapi dengan sebuah menara yang menyerupai Oriental Pearl Tower di Shanghai. Menara setinggi 300 meter itu akan difasilitasi dengan dek anjungan berputar. Menara itu akan dibangun tepat di tengah tengah proyek CPI. Selain itu, Center Point of Indonesia akan memanjakan pengunjung karena sudah terintegrasi dengan Trans Studio Indoor Theme Park, karena akan dilewati oleh jalur Monorail. Nantinya beberapa pantai dan pulau-pulau buatan di CPI juga akan dihubungkan dengan kereta gantung (Gondola) terpanjang di Asia. Jika proyek ini selesai, maka Makassar akan melesat menjadi kota metropolitan modern dan terbesar kedua di Indonesia, melampaui Surabaya. Obsesi itu jugalah yang membuat Makassar bertekat untuk menjadi kota dunia di tahun 2030. 


2. 
 Biak space port
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) akan mendirikan "space port" atau lokasi peluncuran roket pendorong satelit di Pulau Biak, Papua. Pulau Biak merupakan lokasi yang sangat strategis untuk penerbangan ke angkasa luar karena posisinya sangat dekat dengan garis katulistiwa. Pulau Biak berhadapan langsung dengan samudera luas sehingga proses peluncuran roket yang akan dilakukan diperkirakan tidak akan mengganggu negara lain. Jika roket pendorong satelit itu diluncurkan, serpihan atau benda-benda yang jatuh dari dari proses peluncuran itu akan jatuh ke laut, tidak mengenai negara lain, termasuk wilayah Indonesia. Selain itu, Pulau Biak juga terletak di di area ekuatorial (Posisinya hanya dua derajat dari garis katulistiwa) sehingga dorongan roket peluncur satelit lebih kuat dan mampu mengantar alat pemantauan di angkasa ke antariksa.


3. Menara Jakarta
Jakarta akan segera memiliki salah satu menara tertinggi di dunia yang dinamakan "menara Jakarta". Proyek Menara Jakarta yang sebelumnya terhenti akibat badai krisis moneter, akan kembali dilanjutkan kembali. Proyek Menara Jakarta akan kembali dibangun pengerjaan konstruksi pada Januari 2010. Pembangunan Menara Jakarta yang menelan anggaran Rp 5 triliun ini ditargetkan rampung 2012 tahun ini. 


Menara Jakarta setinggi 558 meter ini nantinya akan mengalahkan Oriental Pearl Tower, Shanghai, setinggi 460 meter, KL Tower di Malaysia 421 meter, dan CN Tower di Kanada setinggi 533 meter. Dan tak kalah penting, Menara Jakarta akan dijadikan sebagai pusat jaringan telekomunikasi dan multimedia dengan data center dan disaster recovery center. Menara Jakarta juga akan dijadikan sebagai traffic control dan pusat jaringan fiber optik di Jakarta. Menara ini juga akan memiliki restoran berputar, yang menarik lagi dari Menara Jakarta adalah bentuk kaki tiang menara yang memiliki bentuk tiga kaki yang menopang hingga ke atas. Bentuk semacam ini hanya satu-satunya di dunia untuk gedung-gedung pencakar langit. Jika telah selesai dibangun, Menara Jakarta ini akan menjadi icon kebanggaan bangsa Indonesia dan menjadi menara telekomunikasi dan broadcasting tertinggi di dunia.


4. Jembatan Selat sunda
Jembatan Selat Sunda adalah salah satu proyek besar pembuatan jembatan yang melintasi Selat Sunda sebagai penghubung antara Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera.


Jembatan Selat Sunda ini akan menjadi jembatan terpanjang pertama di dunia yang dibangun dengan bentang tengah sampai 2.200 meter. Perkiraan biaya investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan JSS sekitar Rp 100 triliun. Pembangunan proyek JSS membutuhkan waktu minimal 10 tahun. Kalau tahun 2012 sudah mulai dibangun rencananya jembatan sudah dibuka tahun 2022. Pada jembatan tersebut akan dibuat enam lajur kendaraan, masing-masing tiga lajur dalam satu ruasnya. 


Jembatan selebar 60 meter ini juga dilengkapi dua jalur pejalan kaki dan jalur darurat. Tak hanya itu, jembatan ini juga akan dilengkapi dua rel kereta. Jembatan rencananya akan berada pada 70 meter di atas permukaan laut, dan melewati tiga pulau-pulau kecil di selat itu, yaitu Pulau Prajurit, Ular, dan Sangiang. Ini merupakan jembatan dengan panjang 29 kilometer yang akan menjadi jembatan terpanjang di dunia.


5. Reaktor Nuklir Muria
Indonesia merencanakan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Muria, Jateng. Pegunungan Muria dianggap paling memenuhi syarat sebagai tempat berdiri dan beroperasinya PLTN. Selain karena aman dari gempa, daerah Muria juga sangat dekat dengan sumber air (Laut Jawa) yang dibutuhkan untuk mendinginkan reaktor nuklir. Pembangunan PLTN Muria akan dimulai 2012 dan siap diresmikan 2016 dengan total anggaran Rp 30 triliun. Diharapkan pada 2015-2016 PLTN Muria ini sudah bisa beroperasi dengan kapasitas 1.000 Mwat Elektic dengan investasi US$ 1.500-1.800 per KWh. PLTN membutuhkan uranium dan Indonesia memiliki dua tambang uranium, yaitu tambang Remaja-Hitam dan tambang Rirang-Tanah Merah. 


Kedua tambang uranium tersebut terletak di Kalimantan Barat. Jika sudah dibangun PLTN Muria akan mampu mengatasi krisis energi listrik yang saat ini sedang dialami negara kita. PLTN Muria yang rencananya memiliki enam reaktor nuklir dengan masing-masing berdaya 600 MW atau totalnya 3600 MW, akan sedikit mampu mengurangi krisis energi listrik terutama Jaringan Jawa-Madura-Bali (Jamali). Jika Indonesia memiliki PLTN, maka Indonesia juga akan masuk ke dalam jajaran segelintir negara elite nuklir dunia tapi nuklir Indonesia akan digunakan hanya untuk tujuan damai.


6. Coastarina
Di Pulau Batam akan dibangun pulau-pulau buatan yang menyerupai peta dunia terbesar di dunia mengalahkan perumahan di Dubai. Perumahan di pantai ini dikembangkan menjadi pusat hunian dengan suasana tepi laut. Sebagian areanya diperoleh dari hasil reklamasi. Site plan-nya dirancang bak lagoon raksasa yang bagian tengahnya ditata menyerupai peta dunia dengan miniatur berbagai benua: Asia, Amerika, Eropa, Afrika, dan Antartika. Coastarina merupakan terobosan konsep pemukiman, yang terinspirasi oleh Palm Islands di Dubai, UAE.


Di Coastarina, akan dibangun total 1.000 rumah di kawasan total 150 hektar (25 hektar termasuk taman dan fasilitas umum). Di sana, juga ada Okarina Taman Rekreasi dengan food court, kafe dan restoran, Taman Air, dinding raksasa, dan permainan air. Coastarina mega proyek ini akan selesai dalam 6 tahun dan total investasi diperkirakan menjadi 60 - 80 juta USD atau sekitar Rp. 570 M / Rp 760 M. MURI (Museum Rekor Indonesia) memberikan penghargaaan kepada Coastarina untuk papan tulisan terbesar di Indonesia, perumahan yang terletak di bibir pantai Batam itu akan mencatatkan dua rekor lagi untuk pembangunan bola dunia paling besar dan peta dunia terbesar di dunia.


7. 
Terusan Sulawesi
Pada Musyawarah Sulawesi IV Enam gubernur se-Sulawesi menggagas pembangunan "Terusan Khatulistiwa" yang memotong leher Pulau Sulawesi. Kelak Pulau Sulawesi bakal terbagi dua, karena dipisahkan oleh laut di terusan yang akan diberi nama Terusan Khatulistiwa. Jika rencana tersebut benar-benar direalisasikan, maka terusan ini akan menjadi terusan ketiga di dunia, sebab saat ini baru ada dua terusan, yakni Terusan Suez di Mesir dan Terusan Panama di Amerika Tengah. Terusan Khatulistiwa ini bisa menjadi jalur laut internasional yang ramai dan akan memperpendek jarak transportasi laut dari wilayah timur Pulau Sulawesi menuju wilayah barat Indonesia, serta ke Filipina dan Malaysia. 





SATU LAGI BONUS.
8. Sundial (jam matahari) Pontianak

Indonesia akan memiliki sundial atau jam matahari tertinggi di dunia jika sundial Pontianak jadi dibangun. Dari semua kota yang dilewati garis Khatulistiwa, hanya ada satu kota di dunia ini yang dibelah atau dilintasi secara persis oleh garis Khatulistiwa, yaitu Kota Pontianak. Pembangunan sundial di lokasi sekitar Tugu Khatulistiwa Pontianak diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp76,6 miliar dengan lahan seluas 44,1 meter. 

Rencananya tugu tersebut akan dibangun dengan tinggi 71 meter, sehingga akan menjadikan Tugu Khatulistiwa sebagai sundial tertinggi di dunia. Pada lahan di sekitar sundial tugu akan dibangun sundial berukuran kecil sebanyak 17 buah. Angka 17 dan 71 diambil dari angka kelahiran Kota Pontianak. Untuk memperkuat ikon Pontianak sebagai Kota Khatulistiwa juga akan dibangun Twin Solar Telescope, Museum Galeri, Science Centre, kawasan komersial, Amphiteater, dan Convention di kawasan tugu tersebut
Read More ->>

Negara-Negara yang Pernah Merasakan Kekuatan Agresi Militer Indonesia

Siapa bilang Indonesia adalah negara budak yang hanya bisa dijajah dan tak bisa menggempur negara lain . Ternyata Indonesia pernah melakukan invasi ke sejumlah negara. Ini beneran invasi perang dengan tentara lho , bukan penyerbuan TKI ke negeri asing . Ya udah langsung aja deh, ini nih 7 Negara Yang Pernah Diinvasi Indonesia.

1. Timor Leste

Operasi Seroja adalah sandi untuk invasi Indonesia ke Timor Timur yang dimulai pada tanggal 7 Desember 1975. Pihak Indonesia menyerbu Timor Timur karena adanya desakan Amerika Serikat dan Australia yang menginginkan agar Fretilin yang berpaham komunisme tidak berkuasa di Timor Timur. Selain itu, serbuan Indonesia ke Timor Timur juga karena adanya kehendak dari sebagian rakyat Timor Timur yang ingin bersatu dengan Indonesia atas alasan etnik dan sejarah.
Angkatan Darat Indonesia mulai menyebrangi perbatasan dekat Atambua tanggal 17 Desember 1975 yang menandai awal Operasi Seroja. Sebelumnya, pesawat-pesawat Angkatan Udara RI sudah kerap menyatroni wilayah Timor Timur dan artileri Indonesia sudah sering menyapu wilayah Timor Timur. Kontak langsung pasukan Infantri dengan Fretilin pertama kali terjadi di Suai, 27 Desember 1975. 

Pertempuran terdahsyat terjadi di Baucau pada 18-29 September 1976. Walaupun TNI telah berhasil memasuki Dili pada awal Februari 1976, namun banyak pertempuran-pertempuran kecil maupun besar yang terjadi di seluruh pelosok Timor Timur antara Fretilin melawan pasukan TNI. Dalam pertempuran terakhir di Lospalos 1978, Fretilin mengalami kekalahan telak dan 3.000 pasukannya menyerah setelah dikepung oleh TNI berhari-hari. Operasi Seroja berakhir sepenuhnya pada tahun 1978 dengan hasil kekalahan Fretilin dan pengintegrasian Timor Timur ke dalam wilayah NKRI.
Selama operasi ini berlangsung, arus pengungsian warga Timor Timur ke wilayah Indonesia mencapai angka 100.000 orang. Korban berjatuhan dari pihak militer dan sipil. Warga sipil banyak digunakan sebagai tameng hidup oleh Fretilin sehingga korban yang berjatuhan dari sipil pun cukup banyak. Pihak Indonesia juga dituding sering melakukan pembantaian pada anggota Fretilin yang tertangkap selama Operasi Seroja berlangsung.

2. Papua Barat

Operasi Trikora, juga disebut Pembebasan Irian Barat, adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Pada tanggal 19 Desember 1961, Soekarno (Presiden Indonesia) mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayor Jenderal Soeharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia.
Pertempuran Laut Aru pecah pada tanggal 15 Januari 1962, ketika 3 kapal milik Indonesia yaitu KRI Macan Kumbang, KRI Macan Tutul yang membawa Komodor Yos Sudarso, dan KRI Harimau yang dinaiki Kolonel Sudomo, Kolonel Mursyid, dan Kapten Tondomulyo, berpatroli pada posisi 4°49′ LS dan 135°02′ BT. 

Menjelang pukul 21:00 WIT, Kolonel Mursyid melihat tanda di radar bahwa di depan lintasan 3 kapal itu, terdapat 2 kapal di sebelah kanan dan sebelah kiri. Tanda itu tidak bergerak, dimana berarti kapal itu sedang berhenti. Ketika 3 KRI melanjutkan laju mereka, tiba-tiba suara pesawat jenis Neptune yang sedang mendekat terdengar dan menghujani KRI itu dengan bom dan peluru yang tergantung pada parasut. Kapal Belanda menembakan tembakan peringatan yang jatuh di dekat KRI Harimau.
Kolonel Sudomo memerintahkan untuk memberikan tembakan balasan, namun tidak mengenai sasaran. Akhirnya, Yos Sudarso memerintahkan untuk mundur, namun kendali KRI Macan Tutul macet, sehingga kapal itu terus membelok ke kanan. Kapal Belanda mengira itu merupakan manuver berputar untuk menyerang, sehingga kapal itu langsung menembaki KRI Macan Tutul. Komodor Yos Sudarso gugur pada pertempuran ini setelah menyerukan pesan terakhirnya yang terkenal, “Kobarkan semangat pertempuran”.

Pasukan Indonesia di bawah pimpinan Mayjen Soeharto melakukan operasi infiltrasi udara dengan menerjunkan penerbang menembus radar Belanda. Mereka diterjunkan di daerah pedalaman Papua bagian barat. Penerjunan tersebut menggunakan pesawat angkut Indonesia, namun operasi ini hanya mengandalkan faktor pendadakan, sehingga operasi ini dilakukan pada malam hari. TNI Angkatan Laut kemudian mempersiapkan Operasi Jayawijaya yang merupakan operasi amfibi terbesar dalam sejarah operasi militer Indonesia. Lebih dari 100 kapal perang dan 16.000 prajurit disiapkan dalam operasi tersebut.
Karena kekhawatiran bahwa pihak komunis akan mengambil keuntungan dalam konfik ini, Amerika Serikat mendesak Belanda untuk berunding dengan Indonesia. Karena usaha ini, tercapailah persetujuan New York pada tanggal 15 Agustus 1962. Pemerintah Australia yang awalnya mendukung kemerdekaan Papua, juga mengubah pendiriannya, dan mendukung penggabungan dengan Indonesia atas desakan AS.

3. Malaysia

Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Tanggal 3 Mei 1963 di sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta, Presiden Sukarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang isinya: Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia, Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, untuk menghancurkan Malaysia

Di bulan Agustus, enam belas agen bersenjata Indonesia ditangkap di Johor. Aktivitas Angkatan Bersenjata Indonesia di perbatasan juga meningkat. Tentera Laut DiRaja Malaysia mengerahkan pasukannya untuk mempertahankan Malaysia. Tentera Malaysia hanya sedikit saja yang diturunkan dan harus bergantung pada pos perbatasan dan pengawasan unit komando. Misi utama mereka adalah untuk mencegah masuknya pasukan Indonesia ke Malaysia. Sebagian besar pihak yang terlibat konflik senjata dengan Indonesia adalah Inggris dan Australia, terutama pasukan khusus mereka yaitu Special Air Service(SAS). Tercatat sekitar 2000 pasukan Indonesia tewas dan 200 pasukan Inggris/Australia (SAS) juga tewas setelah bertempur di belantara kalimantan (Majalah Angkasa Edisi 2006).

Pada 17 Agustus pasukan terjun payung mendarat di pantai barat daya Johor dan mencoba membentuk pasukan gerilya. Pada 2 September 1964 pasukan terjun payung didaratkan di Labis, Johor. Pada 29 Oktober, 52 tentara mendarat di Pontian di perbatasan Johor-Malaka dan membunuh pasukan Resimen Askar Melayu DiRaja dan Selandia Baru dan menumpas juga Pasukan Gerak Umum Kepolisian Kerajaan Malaysia di Batu 20, Muar, Johor.

Ketika PBB menerima Malaysia sebagai anggota tidak tetap. Sukarno menarik Indonesia dari PBB pada tanggal 20 Januari 1965. Pada pertengahan 1965, Indonesia mulai menggunakan pasukan resminya. Pada 28 Juni, mereka menyeberangi perbatasan masuk ke timur Pulau Sebatik dekat Tawau, Sabah dan berhadapan dengan Resimen Askar Melayu Di Raja dan Kepolisian North Borneo Armed Constabulary.

Pada 1 Juli 1965, militer Indonesia yang berkekuatan kurang lebih 5000 orang melabrak pangkalan Angkatan Laut Malaysia di Semporna. Serangan dan pengepungan terus dilakukan hingga 8 September namun gagal. Peristiwa ini dikenal dengan “Pengepungan 68 Hari” oleh warga Malaysia. Menjelang akhir 1965, Jendral Soeharto memegang kekuasaan di Indonesia setelah berlangsungnya G30S. Oleh karena konflik domestik ini, keinginan Indonesia untuk meneruskan perang dengan Malaysia menjadi berkurang dan peperangan pun mereda.

Pada 28 Mei 1966 di sebuah konferensi di Bangkok, Kerajaan Malaysia dan pemerintah Indonesia mengumumkan penyelesaian konflik. Kekerasan berakhir bulan Juni, dan perjanjian perdamaian ditandatangani pada 11 Agustus dan diresmikan dua hari kemudian.

4. Malaka

Sejak tahun 1509, Pati Unus, raja Demak, sudah merancang rencana untuk menguasai Malaka. Saat itu Malaka berada di bawah kekuasaan Kesultanan Malaka. Dengan kata lain, perlu dicatat bahwa serangan Demak ke Malaka jelas bukanlah sebuah serangan anti-kekuasaan asing, tetapi sebuah invasi imperialis. Tahun 1511, Alfonso D’Alburquerque, Laksamana armada Portugis, mendahului Pati Unus dengan menaklukkan Malaka. Sultan Malaka Mahmud Syah melarikan diri ke Bintan.

Pati Unus sangat mengerti bahwa kekuatan utama Portugis adalah pada armada lautnya. Portugis memiliki kapal yang kuat, bahkan lebih kuat dibandingkan dengan kapal Majapahit. Selain itu, Portugis sudah menggunakan meriam yang dipasang di masing – masing kapal di mana pada waktu itu meriam adalah senjata pamungkas yang tidak bisa ditandingi oleh senjata apapun.

Oleh karena itu, langkah pertama Pati Unus adalah menghidupkan kembali kekuatan armada Majapahit yang tertidur lama pada saat masa – masa perebutan kekuasaan. Kapal – kapal baru tersebut juga dilengkapi dengan Cetbang, yaitu meriam api, di mana kapal dan cetbang juga merupakan kekuatan andalan Armada Majapahit. Pusat produksi kapal-kapal ini adalah Semarang, gerbang masuk Demak, dengan bantuan orang-orang Tionghoa lokal.

Selanjutnya Pati Unus menghimpun kekuatan – kekuatan nusantara untuk membentuk armada gabungan dengan satu tujuan, mengusir Portugis dari Malaka. Ia juga meminta bantuan orang-orang Jawa yang ada di Malaya untuk jadi agen dalam di Malaka. Tetapi ternyata, ketika Pati Unus terlanjur berangkat ke Malaka,orang-orang Jawa ini terlanjur dipergoki Portugis dan melarikan diri ke Cirebon. Pati Unus pun bertempur tanpa bantuan mata-mata dan agen dalam – kapal-kapalnya dengan mudah diremuk meriam-meriam yang ditodongkan ke laut di Benteng Portugis di Malaka.

5. Singapura

Usman lahir di Purbalingga, Banyumas, Jawa Tengah (1943). Harun lahir di P Bawean, Surabaya (1947). Kedua-duanya nama samaran untuk tugas sebagai sukarelawan menyusup ke Singapura, melakukan tugas sabotase dalam rangka Dwikora (Dwi Komando Rakyat). Pada waktu itu RI terlibat konfrontasi dengan Malaysia dan Singapura. Usman dan Harun tergabung dalam tim sabotir. Pada 8 Maret 1965 malam, berbekal 12,5 kg bahan peledak mereka bertolak dengan perahu karet dari P Sambu. Mereka dapat menentukan sendiri sasaran yang dikehendaki.

Maka setelah melakukan serangkaian pengintaian, pada suatu tengah malam terjadi ledakan di sebuah bangunan Mc Donald di Orchard Road. Tiga orang tewas dan sejumlah lainnya luka.

Dalam upaya kembali ke pangkalan, Usman bersama Harun pisah dengan Gani.
Baru pada 13 Maret pagi, setelah berhasil merampas sebuah motorboat, Usman dan Harun dalam perjalanan pulang. Tapi boat macet di perjalanan. Mereka takdapat menghindar dari sergapan patroli.

Pada 4 Oktober , Usman dan Harun diadili. Dijatuhi hukuman mati pada 20 Oktober 1965. Banding diajukan pada 6 Juni 1966, ditolak 5 Oktober 1966. Diajukan lagi pada 17 Februari 1967 ke Privy Council di London, tapi tetap ditolak (21 Mei 1968). Kemudian permohonan grasi diajukan kepada Presiden Singapura Jusuf bin Ishak (1 Juni 1968).

Sementara itu pada 4 Mei 1968, Menlu Adam Malik melalui Menlu Singapura membantu upaya KBRI memperoleh pengampunan atau setidak-tidaknya memperingan hukuman kedua sukarelawan.

Pada 10 Oktober 1968, Menlu Singapura menyatakan bahwa permohonan grasi ditolak. Pada 10 Oktober 1968, Atase AL Letkol Gani Djemat SH yang dipanggil ke Jakarta dan kembali ke Singapura membawa surat Presiden Soeharto untuk Presiden dan PM Singapura. Tapi gagal menyerahkan surat-surat itu langsung kepada yang bersangkutan. Presiden Singapura sedang sakit. PM Lee Kwan Yew tak dapat dihubungi karena sibuk mempersiapkan keberangkatan ke Tokyo.

6. Indochina (Kamboja dan Vietnam)



7. Siam (Thailand)

Dari catatan sejarah dan bukti arkeologi, pada abad ke-9 Sriwijaya telah melakukan invasi dan kolonisasi di hampir seluruh kerajaan-kerajaan Asia Tenggara, antara lain: Sumatera, Jawa, Semenanjung Malaya, Thailand, Kamboja, Vietnam, dan  Filipina.
Dominasi atas Selat Malaka dan Selat Sunda, menjadikan Sriwijaya sebagai pengendali rute perdagangan rempah dan perdagangan lokal yang mengenakan biaya atas setiap kapal yang lewat. Sriwijaya mengakumulasi kekayaannya sebagai pelabuhan dan gudang perdagangan yang melayani pasar Tiongkok, dan India.
Read More ->>
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Follow Me !

.

.

Put your alternative Non Flash content here.

.

.
.

.

.