Indonesia
yang dulu terkenal dengan ragam-budaya, ramah-tamah, kesederhaannya,
serta melimpahnya sumber daya alam sampai ada lagu tanem batang tumbuh
pohon, sekarang apakah kita masi sekaya itu? Mari kita lihat kembali
potret gelap bangsa ini.
Papua, sebuah wilayah dengan keluasan mencapai 710.937 km2, dan
410.660 km2 diantaranya adalah daratan. Hutannya menghampar luas, jika
digabung dengan Papua Nugini maka hutan Papua terhitung nomor dua
terbesar di dunia setelah Amazon. Di wilayah ini, terdapat 312 suku asli
dengan bahasa dan dialek masing-masing yang khas, hingga tercatat 15%
dari seluruh bahasa yang ada di dunia ini dimiliki oleh Papua.
Bentuk-bentuk seni orang papua pun sangat beragam sesuai etnik mereka.
Di sebuah daerah dimana bahasanya berbeda dari kampung satu ke kampung
lain, sangat mungkin jika ekspresi artistik yang muncul akan berbeda
bentuknya. Senjata, ukiran, kerajinan, dan instrumen musik dibuat oleh
orang-orang yang berbeda di tempat yang berbeda pula, sesuai dengan
ketrampilan dan keyakinan tradisional mereka.
Hingga kini Papua adalah tempat dimana nilai-nilai tradisi itu masih
dipegang oleh penduduk aslinya. Tak heran jika, selain kekayaan alamnya
memikat hati para investor yang melihatnya sebagai sumber keuntungan tak
terperi, Papua juga adalah surga bagi para antropolog di seluruh dunia.
Read More ->>